Friday, 8 November 2013

Bahasa Indonesia part 2

Wacana Ilmiah
Wacana ilmiah adalah wacana yang memiliki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa.  Ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodolog penulisan yang baik dan benar. Karya Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. adapun pengertian lain tentang kara ilmiah dimana dikatakan bahwa karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.
Contoh:
Proses timbulnya hujan
Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting vital bagi kelangsungan dan perkembangan makhluk hidup di Bumi. Terjadinya hujan sangat dipengaruhi oleh konveksi di atmosfer bumi dan lautan. Konveksi adalah proses pemindahan panas oleh gerak massa suatu fluida dari suatu daerah ke daerah lainnya. Air-air yang terdiri dari air laut, air sungai, air limbah, dan sebagainya tersebut umumnya mengalami proses penguapan atau evaporasi akibat adanya bantuan dari panas sinar matahari. Air tersebut kemudian menjadi uap melayang ke udara dan akhirnya terus bergerak menuju langit yang tinggi bersama uap-uap air yang lain.
Sesampai di atas, uap-uap mengalami proses pemadatan atau biasa disebut juga kondensasi sehingga terbentuklah awan. Akibat terbawa angin yang bergerak, awan-awan tersebut saling bertemu dan membesar dan kemudian menuju ke atmosfir bumi yang suhunya lebih rendah atau dingin dan akhirnya membentuk butiran es dan air. Karena terlalu berat dan tidak mampu lagi ditopang angin akhirnya butiran-butiran air atau es tersebut jatuh ke permukaan bumi, proses ini disebut juga proses presipitasi. Karena semakin rendah, mengakibatkan suhu semakin naik maka es/salju akan mencair, namun jika suhunya sangat rendah, maka akan turun tetap menjadi salju.


Wacana Semi Ilmiah
Wacana semi ilmiah adalah penulisan yang tidak terikat Bahasa Indonesa baku lisan, sehingga berkemungkinan besar terjadinya penghilangan kalimat. Tapi tidak mengurangi ciri bakunya, namun pemilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat mempengaruhi dalam memahami makna gagasan.
Contoh:
Jakarta – Perombakan menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II tinggal menghitung hari. Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengantongi nama-nama calon menteri barunya.
“Semua (nama calon menteri-red) sudah ada di kantong beliau,” ujar Anas di sela-sela menyaksikan turnamen Volly ‘Saan Mustopa Cup’ di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang, sebagaimana rilis yang diterima detikcom, Minggu (2/10/2011).
Anas mengatakan, Presiden sudah menyatakan bahwa ia akan melakukan penyegaran kabinet dan untuk itu Partai Demokrat mempersilakan Presiden memilih siapa figur yang dinilainya tepat untuk membantu.
“Jadi perombakan kabinet ini konteksnya untuk peningkatan kinerja. Siapa pun orangnya, kita serahkan kepada Presiden,” kata mantan anggota Komisi Pemilihan Umum ini.
Anas kembali mengingatkan bahwa perombakan kabinet itu hak prerogatif presiden, yang tidak perlu dipolemikkan secara berlebihan. Partai Demokrat, katanya, akan mendukung semua nama calon menteri yang telah dipilih presiden karena presiden pasti mempunyai pertimbangan yang matang sebelum memilih seseorang.
Ditanya soal sejumlah kader Partai Demokrat di kabinet yang banyak dinilai negatif masyarakat, Anas justru berpendapat sebaliknya. “Kader kami sudah sangat baik,” ujar Anas membela.
Namun yang jelas, kata Anas, pasca perombakan kabinet nanti para menteri dituntut agar semakin produktif dan mampu menerjemahkan berbagai program kerja pemerintahan dengan baik dan efisien.

Wacana Non Ilmiah
Semi Ilmiah adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen. Karakteristiknya : berada diantara ilmiah.
Contoh:
KISAH HARU SEORANG IBU ...

Seorang ibu mengintip dari celah pintu di dekat dapur. Mencoba menahan air matanya yang sudah terkumpul di matanya yang sudah mulai keriput. Hatinya sakit, setetes air mata yang ia tahanpun akhirnya jatuh membasahi pipi. Ia terharu melihat keberhasilan anaknya, yang baru saja naik pangkat di Perusahaan tempat anaknya bekerja. Tapi layaknya seorang ibu, ia seharusnya berada di samping anaknya untuk ikut merasakan kebahagiaan.
Dalam hati Ia membatin, 'Selamat yaa Nak... Ibu juga bahagia jika melihat kau bahagia."
Sebuah kalimat yang tulus dari lubuk hati paling dalam dari seorang Ibu. Air matanya menyiratkan kebahagiaan, tapi miris melihat kenyataan yang ada. Tiba-tiba ia teringat perkataan anaknya.
"Pokoknya, kalau teman-teman dan atasanku datang, Ibu tidak boleh ikut merayakan bersama kami di ruangan itu dan jangan pernah bertemu dengan teman atau atasanku." kata anaknya dengan lantang.
"Aku tidak mau mereka tahu kalau aku punya ibu dengan satu mata dan penyakitan. Jadi Ibu lebih baik di dapur saja yaa." Anaknya mengucapkan kata-kata itu dengan enteng, tanpa memikirkan perasaan ibunya.
"Iya Nak."Sebuah jawaban yang begitu tulus dari mulut seorang ibu.
Anaknya yang lupa diri itu menikmati semua masakan bersama teman-temannya, semua makanan disiapkan oleh ibunya.
Kemudian salah satu atasannya bertanya, "masakan siapa ini ? enak sekali."
"Itu masakan Ibu saya, Pak." jawab si anak itu.
"Wah,masakannya enak sekali. Sampaikan salamku untuk Ibumu ya, katakan padanya bahwa saya menyukai masakannya yang lezat ini." tutur atasannya terkagum-kagum.
"Baik pak!" jawab anak muda itu.
Beberapa waktu kemudian, si anak itu kembali naik jabatan, untuk merayakannya ia kembali mengadakan acara makan-makan di rumah bersama teman-teman dan atasannya. Dan seperti sebelumnya, sang Ibu hanya ikut merayakan keberhasilan anaknya itu di dapur dan bersedih.
Teman-teman dan atasan si anak muda itu sangat menikmati masakan lezat sang Ibu. Masakan yang benar-benar lezat.
Kemudian atasannya berkata, "pasti ini masakan ibumu, kan?"
"Iya, Pak."
"Di mana beliau sekarang ?"
Sang anak kebingungan menjawab pertanyaan atasannya itu, ia mencoba mencari alasan agar mereka tidak tahu keadaan Ibunya.Tapi tiba-tiba atasannya melihat seorang ibu-ibu tua berada di dapur.
Iapun segera menghampiri ibu itu dan berkata, "Ibu yang memasak semua masakan ini,kan?"
Ibu itu sedikit ragu dan menjawab, "ii.iii...iiya, Pak."
"Wah masakan Ibu enak sekali. Saya sangat menikmatinya.Tapi mengapa Ibu tidak ikut makan bersama kami?"
Pertanyaan atasan anak ibu itu membuat sang ibu terdiam. Tiba-tiba si anak menghampiri Ibunya itu dengan menyeret ibunya ke belakang.
"Kan aku sudah bilang, Ibu tidak boleh bertemu dengan atasan atau teman-temanku. Aku malu!" si anak sangat marah.
"Maafkan Ibu, Nak" Ibu itu mencoba meminta maaf kepada anaknya.
Lalu anak itu berkata, "cukup Bu !!! mulai sekarang Ibu tidak boleh tinggal bersamaku lagi."
Sambil menangis, Ibu itu terus meminta maaf kepada anaknya. Tapi anak itu seperti berusaha tidak memperdulikan ibunya.
Pada akhirnya, anak muda tersebut membelikan sebuah rumah kecil untuk ditinggali ibunya. Hal itu ia lakukan agar tak ada yang tahu keadaan ibunya. Kasihan sekali ibunya, sudah sakit-sakitan dan dicampakan anaknya.
Kemudian sang anak kembali naik jabatan, kali ini adalah jabatan tertinggi. Sebuah acara yang lebih besar telah ia persiapkan. Tanpa Ibunya untuk menyiapkan hidangan seperti biasanya. Ibunya mengetahui kabar suka cita itu dan si ibu menitipkan sebuah surat kepada seseorang untuk di berikan kepada anaknya.
Dalam surat itu tertulis :
Untuk Anakku tersayang, ..
Selamat atas keberhasilanmu, Nak... Ibu sangat bahagia. Maaf Ibu tidak bisa datang, karena Ibu tahu kamu tidak menginginkan kedatangan Ibu. Ibu tahu kamu malu dengan keadaan Ibu, seorang Ibu yang hanya punya satu mata dan penyakitan pula.
Tapi perlu kamu ketahui Nak! salah satu mata ini kuberikan padamu, ketika kamu mengalami kecelakaan waktu kecil. Ibu rela Nak..Ibu rela..Asalkan kamu bahagia.

Sumber :


Forum Tata Kelola Internet Indonesia Dipuji Dunia


Nusa Dua - Indonesia mendapatkan banyak pujian dan apresiasi karena dianggap sukses menyelenggarakan forum tata kelola internet dunia yang independen dan bebas intervensi dari pemerintah.

Pujian ini datang dari para petinggi internet kelas dunia seperti Citizen Lab dan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Mereka mengaku sangat puas dengan penyelenggaraan acara Internet Governance Forum (IGF) 2013 di Nusa Dua, Bali.

Menurut Ron Deiberi, Director Citizen Lab, IGF 2013 merupakan acara forum internet yang paling terbuka yang pernah ia ikuti. Selama berlangsungnya event, ujarnya, tidak ada intervensi sedikitpun dari pemerintah ataupun organisasi lainnya terkait workshop yang diadakan.

"Sebagai pembanding, pada IGF 2009 yang dihelat di Mesir, peluncuran buku Opennet Initiative berjudul ‘Access Controlled’ yang merupakan hasil sebuah proyek yang dilakukan Citizen Lab dihalangi oleh staf PBB karena keluhan dari delegasi China mengenai situasi di Tibet dan sistem sensor China yang dikenal dengan nama ‘The Great Firewall of China," ungkap Ron.

"Namun hal semacam ini tidak terjadi sedikitpun pada IGF 2013, inilah yang membuatnya lebih terbuka dan independen," paparnya lebih lanjut saat ditemui media di Nusa Dua, Bali.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Fade Chehade, President & CEO ICANN yang menyatakan penyelenggaraan IGF 2013 adalah salah satu yang terbaik karena selain lebih terbuka, harmonisasi antar tiap organisasi yang mendukungnya juga mampu menunjukkan contoh kerjasama yang baik satu sama lain.

"Saya merasakan banyak hal positif selama berlangsungnya IGF 2013, terutama terkait kreativitas dan inovasi serta cara orang menggunakan internet untuk mengekpresikan diri, khususnya di Indonesia sendiri," ucap Fade.

Indonesia sendiri baru kali ini menjadi tuan rumah untuk forum tata kelola internet dunia. Sempat hampir batal karena kekurangan dana, namun dalam perjalanannya acara ini akhirnya jalan terus setelah mendapat suntikan dana yang cukup. Acara ini cukup sukses dan menorehkan jumlah pengunjung tertinggi mencapai 2200 delegasi dari 109 negara.
sumber :  http://inet.detik.com/read/2013/10/26/114040/2396161/398/forum-tata-kelola-internet-indonesia-dipuji-dunia


Analisa
Acara  Internet Governance Forum (IGF)di Nusa dua, Bali merupakan acara Forum internet yang paling terbuka, karena sebelumnya acara IGF di Mesir ada kendala dari staff PBB karena keluha dari delegasi China. Patut bangga terhadap Indonesia karena dapat menyelanggarakan acara besar yang di hadiri berbagai negara, yaitu mencapai 2200 delegai dari 109 negara. Yang awalnya hampir batal karena kekurangan dana.


Sebarkan BBM, BlackBerry Gaet Evercoss



(Minggu, 27/10/2013) Jakarta - Setelah resmi merilis BlackBerry Messenger (BBM) ke pasar Android dan iOS, BlackBerry langsung tancap gas untuk lebih menggenjot penyebaran layanan pesan instan andalannya itu.

Salah satu caranya adalah dengan menggandeng produsen ponsel untuk menjadi BBM Official Partner. Vendor ponsel merek lokal Evercoss jadi salah satunya.

Dengan ditunjuknya Evercoss sebagai partner resmi BlackBerry, maka pengguna ponsel yang dulu bernama Cross ini dianggap akan mendapatkan berbagai keuntungan.

Seperti sudah adanya pre-instal BBM di smartphone dan tablet baru Evercoss. Sehingga konsumen tidak dipusingkan lagi download atau setting BBM di ponsel Android.

Selain itu, perangkat Evercoss sebelumnya juga sudah dites kestabilan aplikasi BBM dan sudah di-approve oleh pihak BlackBerry. Jadi diklaim 100% kompatibel dengan layanan BBM.

Janto Djojo, Chief Marketing Evercoss mengatakan, untuk saat ini ponsel Evercoss yang kompatibel dengan layanan BBM yang sudah beredar di pasar adalah A11, A20G, A22, A26, A27, A28, A88, A7S, A7S Hello Kitty, A66 dan Tablet AT1G.

Event Indocomtech pada 30 Oktober-3 November pun akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengenalkan layanan BBM di ponsel Evercoss.

"Karena kami ditunjuk sebagai BBM official partner, maka kami merasa bertanggung jawab untuk melakukan edukasi secara intensif,” ucap Janto.

Penunjukkan Evercoss sebagai BBM Official Partner, imbuh Janto, sejalan dengan campaign Go’ international. “Salah satu syarat tidak tertulis untuk Go international adalah pengakuan dari dunia, dalam hal ini BlackBerry. Pengakuan ini sebagai langkah positif kami untuk terus memantapkan diri di pasar lokal maupun global, ” Janto menandaskan.
sumber : http://inet.detik.com/read/2013/10/27/110032/2396501/317/sebarkan-bbm-blackberry-gaet-evercoss


Analisis
Karena banyaknya pengguna Android dan iOS yang menginstal BBM, BlackBerry menunjuk secara resmi brand asal lokal, yaitu Evercross atau lebih di kenal dengan Cross sebagai BBM official partner, untuk membantu BlackBerry dalam penyebaran layanan pesan instan adalan BlackBerry yaitu BlackBerry Messenger. Menjadi BBM official partner merupakan keuntungan bagi pihak Cross sendiri karena sudah adanya pre-instal BBM di smartphone dan tablet baru Evercross. Dengan begitu smartphone lokal ini dapat bersaing di pasaran dengan mengandalkan aplikasi BBM yang sudah pre-instal, tanpa merepotkan pengguna untuk mendownload lagi.

Friday, 1 November 2013

BBM Lintas Platform: Dari 10 Juta DownloadHingga Review Palsu

Awal pekan ini, pengguna iPhone dan handset Android yang menantikan BlackBerry Messenger lintas platform bisa segera menginstal aplikasi tersebut. Tak lagi pending, tapi tetap ada cerita di balik kehadiran BBM ini.

Ceritanya pun tetap mengandung pro dan kontra. Ini tak terlepas dari aplikasi yang tadinya eksklusif di BlackBerry kini bisa dimanfaatkan tanpa harus membeli handset BlackBerry.

Analisis
Setelah sekian lama menunggu hadirnya aplikasi BBM for android dan iOS kini aplikasi BBM sudah dapat digunakan di smartphone dengan OS Android  vs 4.0 ke atas dan iOS dengan secara free. Setelah resmi hadir di Android dan iOS aplikasi BBM, dalam satu hari sudah ada 10 juta pengguna Android dan iOS yang mengunduh. Tampilan  BBM yang ada di platform Android dan iOS seperti BlackBerry terbaru yaitu BB Q10, yang sudah mensuport layar sentuh.

di ambil pada : Jumat, 25/10/2013

sumber : http://inet.detik.com/read/2013/10/25/075028/2395105/317/bbm-lintas-platform-dari-10-juta-download-hingga-review-palsu?i991101mainnews

Friday, 25 October 2013

Bahasa sebagai alat komunikasi

Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar mempunyai beberapa konsekuensi logis terkait dengan pemakaiannya sesuai dengan situasi dan kondisi. Pada kondisi tertentu, yaitu pada situasi formal penggunaan bahasa Indonesia yang benar menjadi prioritas utama. Penggunaan bahasa seperti ini sering menggunakan bahasa baku. Kendala yang harus dihindari dalam pemakaian bahasa baku antara lain disebabkan oleh adanya gejala bahasa seperti interferensi, integrasi, campur kode, alih kode dan bahasa gaul yang tanpa disadari sering digunakan dalam komunikasi resmi. Hal ini mengakibatkan bahasa yang digunakan menjadi tidak baik.
Bahasa yang baik adalah bahasa yang sesuai dengan situasi.Sebagai alat komunikasi, bahasa harus dapat efektif menyampaikan maksud kepada lawan bicara. Karenanya, laras bahasa yang dipilih pun harus sesuai.
Ada lima laras bahasa yang dapat digunakan sesuai situasi. Berturut-turut sesuai derajat keformalannya, ragam tersebut dibagi sebagai berikut.
a)      Ragam beku (frozen) : digunakan pada situasi hikmat dan sangat sedikit memungkinkan keleluasaan seperti pada kitab suci, putusan pengadilan, dan upacara pernikahan.
b)      Ragam resmi (formal): digunakan dalam komunikasi resmi seperti pada pidato, rapat resmi, dan jurnal ilmiah.
c)      Ragam konsultatif (consultative); digunakan dalam pembicaraan yang terpusat pada transaksi atau pertukaran informasi seperti dalam percakapan di sekolah dan di pasar.
d)     Ragam santai (casual); digunakan dalam suasana tidak resmi dan dapat digunakan oleh orang yang belum tentu saling kenal dengan akrab.
e)      Ragam akrab (intimate). digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab dan intim.

Bahasa yang benar adalah bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa baku, baik kaidah untuk bahasa baku tertulis maupun bahasa baku lisan. Ciri-ciri ragam bahasa baku adalah sebagai berikut.
1.  Penggunaan kaidah tata bahasa normatif. Misalnya dengan penerapan pola kalimat yang baku: acara itu sedang kami ikuti dan bukan acara itu kami sedang ikuti.
2.  Penggunaan kata-kata baku. Misalnya cantik sekali dan bukan cantik banget; uang dan bukan duit; serta tidak mudah dan bukan nggak gampang.
3.  Penggunaan ejaan resmi dalam ragam tulis. Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disempurnakan (EYD). Bahasa baku harus mengikuti aturan ini.
4. Penggunaan lafal baku dalam ragam lisan. Meskipun hingga saat ini belum ada lafal baku yang sudah ditetapkan, secara umum dapat dikatakan bahwa lafal baku adalah lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau bahasa daerah. Misalnya: /atap/ dan bukan /atep/; /habis/ dan bukan /abis/; serta /kalaw/ dan bukan /kalo/.
5. Penggunaan kalimat secara efektif. Di luar pendapat umum yang mengatakan bahwa bahasa Indonesia itu bertele-tele, bahasa baku sebenarnya mengharuskan komunikasi efektif: pesan pembicara atau penulis harus diterima oleh pendengar atau pembaca persis sesuai maksud aslinya.

Fungsi bahasa sebagai komunikasi
Bahasa merupakan alat komunikasi yang paling efektif karena dalam berbagai situasi bahasa dapat di manfaatkan. Bahasa itu sendiri adalah alat untuk berkomunikasi melalui lisan (bahasa primer) dan tulisan (bahasa sekunder). Berkomunikasi melalui lisan (dihasilkan oleh alat ucap manusia), yaitu dalam bentuk simbol bunyi, dimana setiap simbol memiliki ciri khas tersendiri.
Fungsi penggunaan bahasa dalam komunikasi dapat diidentifikasi. Fungsi bahasa dalam komunikasi bisa dijabarkan berdasarkan tanggapan atau respon mitra tutur. Ini terdiri dari dua macam, yaitu:
1.   Fungsi transaksional
Yakni apabila dalam komunikasi terdapat isi komunikasi yang amat dipentingkan. Dengan begitu, bahasa dapat digunakan sebagai penyalur informasi. Contohnya : pidato, deklamasi, dan ceramah.
2. Fungsi Interaksional
Yakni penggunaan bahasa yang dimiliki hubungan timbal balik atau interaksi antara penyapa dan yang disapa. Fungsi bahasa ini biasa ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Contohnya : Secara lisan adalah debat, wawancara, dan diskusi.

Wednesday, 3 July 2013

BUDAYA ORGANISASI


Definisi
Menurut Tylor (1871) budaya adalah “sekumpulan pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat, dan kapabilitas serta kebiasaaan yang diperoleh oleh seseorang sebagai anggota sebuah perkumpulan atau komunitas tertentu”. Dalam ilmu sosiologi, budaya diterjemahkan sebagai kumpulan simbol, mitos, dan ritual yang penting dalam memanggil atasannya dengan nama belakang. Oleh karena itu, budaya organisasi tidak hanya sekedar gambaran dari sikap dan kepribadian anggotanya saja tetapi lebih dari itu. Budaya organisasi dapat ditelusuri secara langsung kepada variabel – variabel yang berhubungan secara struktural ( seperti : sistem sentralisasi atau desentralisasi, tingkat interdepedensi, wewenang, dll).
Fungsi budaya organisasi
1.      Pengikat organisasi
Budaya organisasi berfungsi sebagai pengikat seluruh komponen organisasi terutama pada saat organisasi menghadapi goncangan baik dari dalam ataupun luar akibatnya danya perubahan.
2.      Integrator
Budaya organisasi merupakan alat untuk  menyatukan beragam sifat dan karakter serta bakat dan kemampuan yang beragam yang ada dalam organisasi.
3.      Identitas Organisasi
Budaya organisasi merupakan salah satu identitas dari organisasi tersebut. Sebagai contoh The Jakarta Consulting Group memiliki identitas organisasi yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan.
4.      Energi untuk mencapai kinerja yang tinggi
Budaya organisasi juga berfungsi sebagai suntuikan energi untuk mencapai kinerja yang tinggi.
5.      Ciri Kualitas
Budaya organisasi merupakan reprsentasi dari ciri kualitas yang berlaku dalam organisasi tersebut.
6.      Motivator
Budaya yang kuat akan menjadi motivator yang kuat bagi para anggota organisasi.
7.      Pedoman gaya kepemimpinan
Budaya organisasi yang telah mengakar kuat, dapat menjadi pedoman gaya kepemimpinan yang sesuai untuk kondisi organisasi yang bersangkutan.
8.      Value enhancer
Budaya organisasi yang meresap kuat dalam setiap benak anggota organisasi akan menjadi salah satu faktor yang mampu meningkatkan nilai bagi para anggota, pelanggan, pemasok, dan pihak lain yang berhubungan dengan organisasi tersebut.
Tipologi Budaya Organisasi
Secara umum budaya organisasi terpilah menjadi dua : Budaya Entepreneur dan Budaya administratif. Budaya Enterpreneur dalam aktivitasnya selalu memfokuskan pada peluang – peluang baru. Kegiatan operasional yang terjadi dalam perusahaan sangat dinamis dan membutuhkan sumber daya manusia yang cepat dalam mengantisipasi perubahan – perubahan internal maupun eksternal. Dibutuhkan kompatibilitas struktur organisasi dengan budaya agar dapat memperoleh peluang – peluang baru dan mempertahankan peluang yang sudah ada. Sedangkan budaya administratif  dalam setiap aktifitasnya lebih memfokuskan pada peluang – peluang yang sudah ada. Konsekuensi logisnya  perusahaan membutuhkan prosedur pengendalian yang cukup ketat untuk mempertahankan peluang yang sudah diperoleh ini.
Deal & Kennedy memilah budaya organisasi kedalam 4 kategori :
-          The Tough-guy, Macho Culture
-          The Work Hard Culture
-          The Bet-your Company Culture
-          The Process Culture


Masing – masing kategori budaya tersebut akan dijabarkan menurut beberapa unsur penting yang ada seperti :
·         Derajat resiko dalam kegiatan usaha
·         Tipe umpan balik yang diperoleh dari setiap keputusan
·         Tipe perusahaan yang menggunakan budaya tersebut.
·         Perilaku yang ditunjukkan oleh tokoh panutan dalam budaya tersebut.
·         Kekuatan sumber daya manusia.
·         Kelemahan sumber daya manusia.
·         Kebiasaan – kebiasaan yang biasa dilakukan oleh tokoh panutan.

Daftar pustaka : The Jakarta Consulting Group, Corporate & Organizational Culture : The Concept.

Monday, 3 June 2013

Imbalan dan Hukuman dalam Organisasi



Imbalan
Imbalan atau kompensasi adalah faktor penting yang mempengaruhi
bagaimana dan mengapa orang-orang bekerja pada suatu organisasi dan bukan pada organisasi yang lainnya. Sebagai seorang pegawai/karyawan yang bekerja disebuah organisasi, baik diperusahaan swasta maupun instansi pemerintah, tentunya berharap akan memperoleh penghasilan yang cukup guna memenuhi kebutuhannya yang paling dasar atau primer yaitu kebutuhan fisiologis atau kebutuhan untuk hidup terus seperti kebutuhan akan sandang, pangan dan perumahan maupun untuk berprestasi, afiliasi, kekuatan atau aktualisasi diri. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 1996, imbalan mencakup semua pengeluaran yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk pegawainya dan diterima atau dinikmati oleh pekerja baik secara langsung, rutinatau tidak langsung.
Menurut Ivancevich (1998) Compensation is the Human Resources Management function that deals with every type of reward individuals receive in exchange for performing organization tasks. Kompensasi adalah fungsi manajemen sumber daya manusia yang berkaitan dengan semua bentuk penghargaan yang dijanjikan akan diterima karyawan sebagai imbalan dari pelaksanaan tugas dalam upaya pencapaian tujuan perusahaan.
Indriyo Gitosudarmo dan I Nyoman Sudita (1997) mencatat beberapa isu penting yang menyangkut tentang imbalan yang sering mewarnai kehidupan suatu organisasi. Adapun isu-isu tersebut adalah sebgai berikut.
1.      Bahwa orang bekerja pada satu organisasi tertentu adalah di latar-belakangi oleh berbagai alasan atau motif, dan salah satunya yang sangat dominan adalah untuk menjaring imbalan sebab dengan imaan yang diperolehnya ia akan dapat memuaskan aneka kebutuhan yang sering mengejarnya.
2.      Bahwa uang bukanlah satu-satunya imbalan yang diburu orang dalam bekerja. Ternyata disamping uang ada pencarian lain yang terkait dengan imbalan yang diimpikan.
3.      Imbalan yang di cari para pekerja ternyata bervariasi sepanjang waktu, sesuai dengan dinamika perubahan kondisi yang terjadi dalam kehidupan seseorang.
Jenis-jenis imbalan
Ilmuan perilaku membedakan imbalan kedalam dua kategori besar, yaitu:
a.            Imbalan Intrinsik
Yakni jenis imbalan yang berkaitan dengan pekerjaan itu sendiri, atau imbalan yang merupkan bagian dari pekerjaan itu sendiri. Menurut gibson dan kawan-kawan (1996) imbalan intrinsik meliputi :
-               Penyelesaian tugas
-               Pencapaian prestasi
-               Otonomi
-               Pertumbuhan pribadi
b.            Imbalan Ekstrinsik
Adalah jenis imbalan yang tidak berrkaitan dengan pekerjaaan tetapi berasal dari pekerjaan, meliputi:
-               Imbalan finansial
-               Jaminan Sosial
-               Profit- sharing

Faktor – faktor dalam mementukan pemberian imbalan
Menurut Gary Dessler (1998) didalam menentukan rumusan rencana tarif upah, terdapat empat faktor yang harus menjadi pertimbangan, yakni faktor hukum, serikat buruh, kebijakan dan keadilan. Faktor Hukum dan peraturan perundang-undangan yang harus dipertimbangkan dalam merencanakan masalah tarif upah, antara lain :
1.     Davis Bacon Act 1931 (Undang-undang Davis Bacon)
Undang-undang yang diberlaku pada tahun 1931 yang menetapkan tarif upah untuk para pekerja yang dipekerjakan oleh kontraktor yang bekerja untuk pemerintah federal.
2.      Wals-Healey Public Contract Act 1936 (Undang-undang Kontrak   Publik Walshealey)
Undang-undang yang diberlakukan pada tahun 1936 yang menuntut upah minimum dan kondisi kerja bagi karyawan yang bekerja pada kontrak pemerintah mana saja sejumlah lebih dari $10.000. Undang-undang ini berisi ketentuan upah minimum, jam maksimum, serta keselamatan dan kesehatan kerja.
3.      Fair labor Standards Act 1938 (Undang-undang Standar Kerja yang Adil).
Undang-undang ini mengatur upah minimum, jam maksimum, pembayaran waktu lembur, pembayaran yang adil, penyimpanan catatan, dan ketentuan tenaga kerja anak, pekerja pertanian, serta mereka yang dipekerjakan oleh pengecer besar tertentu dan perusahaan jasa.
4.      Equal Pay Act 1963 (Undang-undang Pembayaran yang sama)
Merupakan undang-undang standar kerja yang adil, menetapkan bahwa karyawan dari satu jenis kelamin tidak boleh dibayar dengan tarif lebih rendah dari yang dibayarkan pada jenis kelamin lain untuk melakukan pekerjaan yang pada dasarnya sama. Khususnya jika pekerjaan itu menuntut keterampilan, usaha, dan tanggung jawab dan dijalankan dibawah kondisi kerja yang sama, karyawan dari kedua jenis kelamin harus dibayar sama kecuali kalau pembayaran itu didasarkan pada sistem senioritas, sistem jasa, kuantitas atau kualitas produksi, atau faktor apa saja selain jenis kelamin.


5.      Civil Rights Act 1964 (Undang-undang Hak Sipil)
Undang-undang ini mengatur praktik employment yang dilakukan seorang majikan dengan mendiskriminasi individu mana saja sehubungan dengan penerimaan tenaga kerja, kompensasi, persyaratan, kondisi, atau hak istimewa employment karena ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, atau negeri asal.
6.      Employee Retirement Income Security Act 1974 (Undang- undang Keamanan Pendapatan Pensiun Karyawan).
Undang-undang yang memberikan perlindungan pemerintah atas pensiun untuk semua karyawan dengan rencana pensiun perusahaan. Juga mengatur hak-hak tetap karyawan yang keluar sebelum pensiun bisa mengklaim kompensasi dari rencana pensiun.
7.      The Tax Reform Act of 1986 (Undang-undang Reformasi Pajak)
Undang-undang ini mengatur tarif pajak individual, sehingga mempengaruhi peningkatan tunjangan karyawan rakyat jelata, sementara pengurangan tunjangan yang tinggi bagi karyawan yang mendapat imbalan tinggi.

Hukuman
Hukuman adalah pemberian suatu kejadian (tindakan) yang tidak disukai atau penghapusan suatu kejadian positif setelah adanya tanggapan yang mengurangi frekuensi tanggapan sebelumnya.
E.L. Thorndike (reward and punisment in animal learning, Contemporary psychological Monograph, 1883,8,no.39). mengemukakan bahwa hukuman memaksakan dampaknya atas perilaku dengan melemahkan hubungan antara stimulus dan tanggapan (respone) selanjutnya ia meninjau ualng tentang pernyataannya tersebut.
Hukuman merupakan hasil yang tidak diinginkan (menyakitkan) untuk mengeleminir prilaku yang tidak diinginkan tersebut (Indiryo Gitosudarmo dan I Nyoman Sudita, 1997)
BF Skinner yang dikutip oleh Indiryo Gitosudarmo dan I Nyoman Sudita, (1997) mengemukakan bahwa sebenarnya hukuma bukan merupakan cara yang efektif bagi manajer untuk merubah perilaku. Beberapa alasan yang dikemukakan mengapa hukuman tiedak efekti dalam mengubah perilaku. Hukuman hanya mempengaruhi perilaku yang bersifat  sementara dan tidak berlangsung lama.
Pengaruh Hukuman dalam Kinerja Organisasi
Dengan adanya hukuman maka akan meningkatkan disiplin kerja yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Karena dengan memilki disiplin kerja yang tinggi maka seorang karyawan akan melaksanakan tugas atau pekerjaannya dengan tertib dan lancar sehingga hasil kerjanya (kinerjanya) akan meningkat serta akan berdampak pula pada tujuan perusahaan yang dapat dicapai secara optimal.






Daftar pustaka
Ardana, Komang dan Ni Wayan Mujiati dan Anak Agung Ayu Sriathi Perilaku Keorganisasian. Yogyakrta : GRAHA ILMU, 2009.
Suwarto FX, perilaku keorganisasian. Yogyakarta : Universitas Atmajaya, 1999