Friday, 3 January 2014

Motorola Banting Harga Moto X



Jakarta - Motorola punya resolusi baru untuk 2014. Demi menggeber penjualan smartphone

yang sempat mandek tahun lalu, produsen ponsel yang kini dimiliki oleh Google tersebut

membanting harga retail Moto X. Jika sebelumnya Moto X sempat dibanderol USD 579 tanpa

kontrak dengan operator seluler di Amerika Serikat, kini ponsel Android yang bisa dikustomisasi

itu turun harga permanen menjadi USD 399. Sementara untuk versi kontrak dua tahun, harga

awalnya masih berkisar USD 99. Seperti detikINET kutip dari blog Motorola yang dilansir

Cnet, Kamis (2/1/2013), penurunan harga permanen sekitar 30% ini demi memenuhi permintaan

konsumen yang menginginkan smartphone premium dengan harga terjangkau yang masih cukup

masuk akal. Strategi penurunan harga USD 180 ini dikarenakan penjualan Moto X yang kurang

menggembirakan. Terlebih, tak lama setelah itu, Google juga merilis Nexus 5 bersama LG yang

harganya lebih murah namun punya fitur yang tak kalah bagus. Nexus 5 dibanderol USD 349

untuk versi 16GB dan USD 399 untuk versi 32GB. Kelebihan Moto X yang bisa dikustomisasi

dengan beragam casing pilihan ini ternyata kurang berhasil mengangkat penjualannya. Padahal

dalam produksinya, Motorola telah membangun pabrik ponselnya sendiri di Fort Worth, Texas.

Pabrik yang dikelola oleh Flextronic ini merupakan bekas pabrik manufaktur Nokia.

ANALISA

Sepertinya masalah paling umum merupakan di nama. Brand Motorola sudah tertutup oleh brand

Samsung dan BlackBerry. Apalagi Samsung sudah banyak mengeluarkan produk “galaxy”nya

yang merupakan produk terupdate. Memang para konsumen menginginkan ponsel dengan harga

terjangkau. Tapi bukan hanya harga, spesifikasi canggih serta brand juga berpengaruh.

http://inet.detik.com/read/2014/01/02/143200/2456705/317/motorola-banting-harga-moto-x

BlackBerry Jakarta Tanpa Keyboard



Jakarta - Satu hal yang sangat lekat dan diingat publik soal BlackBerry mungkin adalah qwerty

keyboardnya yang melegenda. Istilahnya saat itu, qwerty keyboard BlackBerry 'mengendalikan'

dunia. Namun tren kemudian berubah dan BlackBerry kukuh mempertahankan fitur andalannya

tersebut.Sampai  kemudian,  BlackBerry  terus  kehilangan  pangsa  pasar  secara  signifikan.

Belakangan,  BlackBerry  pun  menghadirkan  ponsel  full  layar  sentuh  Z10.  Sayangnya,

BlackBerry  dinilai  terlambat  dan  tidak  sukses  memikat  pasar.  Tampaknya  BlackBerry  akan

mencoba  lagi  peruntungannya  menghadirkan  smartphone  layar  sentuh.  BlackBerry  terbaru,

yang  disebut-sebut  punya  nama  kode  Jakarta,  kabarnya  tidak  akan  menggunakan  keyboard.

Laporan  yang  dilansir Boys Genius Report, Selasa  (31/12/2013) mengklaim,  handset  pertama

hasil kolaborasi BlackBerry dengan pabrikan Foxconn ini akan menyasar segmen menengah ke

bawah dan ditujukan bagi negara-negara dengan jumlah penduduk besar seperti India, China,

tak  terkecuali  Indonesia.  Belum  ada  bocoran  lain  yang  lebih  spesifik  mengenai  perangkat

ini.  Sambil  menunggu  BlackBerry  versi  murahnya,  perusahaan  asal  Kanada  ini  masih  terus

memproduksi  perangkat  versi  high  end.  Sebelum  mencuatnya  kabar  mengenai  kehadiran

BlackBerry  Jakarta,  BlackBerry  memang  sudah  memastikan  akan  mulai  memproduksi

handsetnya  di  Indonesia.  Ini  setelah  mereka  mengumumkan  jalinan  kerjasamanya  dengan

Foxconn.  BlackBerry  telah  menandatangani  kesepakatan  dengan  Foxconn,  dimana  salah

satu  isinya  adalah  tentang  basis  produksi  ponsel  BlackBerry  yang  akan  dibuat  di  Indonesia

dan Meksiko. Di  bawah  kemitraan  ini,  Foxconn  akan memproduksi  produk-produk BlackBerry

melalui  fasilitas  yang  ada  di  Indonesia  dan  Meksiko.  BlackBerry  akan  memiliki  seluruh  hak

kekayaan  intelektual  serta  jaminan  kualitas  produk  perangkat,  sama  halnya  dengan  para

produsen pihak ketiga saat ini.

ANALISA

Sepertinya  langkah  BlackBerry  dengan  menghilangkan  qwerty  keyboardnya  yang  melegenda

agak kurang tepat. Karena produk BlackBerry sangat lekat dengan qwerty keyboardnya. Namun

tidak ada salahnya kalau BlackBerry mulai mencoba peruntungan di pasar layar sentuh, hanya

saja sangat terlambat Untuk mengeluarkanya sekarang karena para pesaingnya telah jauh lebih

dulu mengeluarkan produk layar sentuh.

http://inet.detik.com/read/2013/12/31/171734/2455337/317/blackberry-jakarta-tanpa-keyboard

'Sihir' BlackBerry Messenger

Jakarta - Langkah BlackBerry melepas fitur BlackBerry Messenger (BBM) ke iOS dan Android

memang bak sebuah perjudian. Namun langkah ini bisa jadi memang untuk menyelamatkan

eksistensinya di pasar Asia. Seperti detikINET kutip dari Forbes, Kamis (2/1/2013), aplikasi

BBM ternyata masih memiliki daya tarik yang kuat di pasar Asia. Setelah dua bulan lebih

melenggang di platform iOS dan Android, aplikasi ini masih banyak di-downloadoleh pengguna

dari kedua platform tersebut. Disebutkan, aplikasi BBM berhasil mendapatkan awareness di

beberapa negara dengan menduduki peringkat lima besar di Apps Store dan Google play. Di

Indonesia, BBM menduduki posisi nomor satu, sementara di India berada di nomor 24, dan

Malaysia di nomor 60 untuk aplikasi yang diunduh oleh pengguna iPhone. Pengguna BBM

di Asia ternyata lumayan terikat dengan aplikasi ini, terutama untuk negara seperti Indonesia,

Malaysia, dan Filipina. BBM juga berhasil membuat pelanggannya terikat mengalahkan aplikasi

messaging seperti Line, KakaoTalk, dan WeChat. Pengguna iPhone di negara berkembang

diyakini memiliki pengaruh besar di pasar dan menjadi incaran untuk mobile  marketing.

BlackBerry sendiri akan memasukkan beberapa fitur baru untuk BBM di Android dan iOS

seperti BBM Voice, BBM Channels, dan emoticon baru.

ANALISA

Langkah BlackBerry melepas fitur BBM bias dibilang tepat. Karena bisa dibilang langkah

ini menyelamatkan eksistensinya di pasar asia. Fitur ini berguna sekali sebagai jembatan

penghubung antara pengguna iphone, android dengan pengguna BlackBerry. Dengan adanya

BBM di iphone dan android, pengguna BlackBerry dapat berBBM dengan iphone dan android.

Bahkan BlackBerry sendiri akan memasukkan beberapa fitur baru diantaranya BBM voice, BBM

channels dan emoticon baru.

http://inet.detik.com/read/2014/01/02/124817/2456545/317/sihir-blackberry-messenger

Layar Tahan Banting, Evercoss Klaim Usung Standar Eropa



Jakarta -  Dibandingkan  merk-merk  terkenal  sekelas  Samsung,  Sony,  hingga  LG,  mungkin

popularitas  Evercoss  memang  masih  terbilang  di  bawahnya.  Namun  untuk  urusan  kualitas,

produsen  ponsel  lokal  yang  satu  ini  secara  yakin  mengungkapkan  bahwa  produknya  telah

mengusung  standar  Eropa.  Setidaknya  hal  itulah  yang  disampaikan  oleh  Janto  Djojo,  Chief

Marketing  Officer  Evercoss  di  sela-sela  Event  Media  Gathering  yang  digelar  di  Bandung,

Jumat  (20/12/2013).  Menurutnya  meski  masuk  dalam  kategori  terjangkau,  Evercoss  tidak

lalu  mengebiri  sisi  kualitas.  "Meski  tidak  sepopuler  merk-merk  besar,  soal  kualitas  Evercoss

telah  menggunakan  standar  Eropa.  Sehingga  pengguna  tak  perlu  meragukan  kualitas  yang

dimilikinya,"  ujar  Janto.  Membuktikan  omongannya  tersebut,  salah  satu  petinggi  Evercoss

ini  pun  menonjolkan  kelebihan  lapisan  layar  Rhino  Glass  yang  telah  disematkan  pada  salah

satu  produknya.  Ia  mendemokan  kekuatan  Rhino  Glass  dengan  cara  menggoreskan  ujung

pulpen  pada  lapisan  layar  berjenis hard glass tersebut.  Tidak  cukup  membuktikannya,  Janto

pun  secara  sengaja  menjatuhkan  ponsel  Evercoss  di  genggamannya  dengan  bagian  layar

menghadap  ke  bawah  berulang  kali  dari  ketinggian  sekitar  telinga  orang  dewasa. Brak!

.  "Saat  terjatuh  pada  bagian  layar  pun,  lapisan  Rhino  Glass  yang  digunakan  ponsel

Evercoss  tidak  akan  menghasilkan  lecet  sedikitpun.  Bukti  bahwa  kualitas  Evercoss  dapat

dipertanggungjawabkan," ucapnya sambil menunjukan bagian layar ponsel Evercoss yang baru

dijatuhkannya.

ANALISA

Evercross tidak main-main dalam mengeluarkan produknya. dengan mengusung produk eropa,

produk evercross yang satu ini menggunakan lapisan layar Rhino Glass. Beberapa tes telah di

uji  coba  diantaranya menggoreskan  ujung  pulpen  ke  layar, menjatuhkan  ponsel  dengan  layar

menghadap ke bawah berulang kali dari ketinggian sekitar telinga orang dewasa. Hal ini sangat

bermanfaat apalgi banyak pengguna ponsel yang sering ceroboh menjatuhkan ponselnya atau

terkena kunci disaat dalam kantong celana.

http://inet.detik.com/read/2013/12/21/103816/2448426/317/layar-tahan-banting-evercoss-klaim-
usung-standar-eropa

Ponsel Jumbo Masih Jadi 'Senjata' Advan



Jakarta -  Advan  menyambut  tahun  2014  dengan  nada  optimistis.  Berbagai  phablet  premium

pun  siap  digelontorkan  Advan  di  tahun  kuda  ini.Ya,  Advan  memang  masih  setia  bermain  di

segmen  phablet.  Di  ranah  ponsel  jumbo  ini,  vendor  merek  lokal  itu  melihat  ada  masa  depan

yang  lebih  cerah  untuk  2014."Akan  ada  beberapa  produk  premium  kami  yang  meramaikan

pasar  phablet.  Kami  melihat  pasar  phablet  akan  menjadi  primadona  di  tahun  2014,"  ucap

Tjandra  Lianto,  Marketing  Director  Advan,  dalam  keterangannya,  Jumat  (3/1/2014).Di

penutupan  tahun  2013  kemarin,  Advan  sendiri  telah  merilis  dua  phablet  jagoan  mereka,

S5G  dan S5K. Kedua  perangkat tersebut  dianggap menjadi  ikon  produk Advan,  baik  dari  sisi

spesifikasi, desain, segmentasi maupun harga. Nah, di tahun 2014, Advan telah siap melepas

phablet  andalan  lainnya.  Menurut  Tjandra,  produk  baru  tersebut  bakal  mengadopsi  berbagai

teknologi  terbaru,  mulai  dari  penyertaan  prosesor  octa  core,  OS  Android  terbaru,  memori

yang  kian  besar,  kamera  dengan  resolusi  besar,  dan  teknologi  layar  sentuh  yang  semakin

sempurna. "Untuk  kamera,  saat  ini  phablet  Advan  sudah  ada  yang  mencapai  18  megapixel.

Artinya  ke  depannya  kisaran  resolusi  tersebut  menjadi  salah  satu  ukuran  produk  premium

kami," ungkapnya. Tjandra berharap dengan banyak merilis produk premium bisa membongkar

persepsi  konsumen  terhadap  produk  lokal.  Sejauh  ini  masih  ada  konsumen  yang  memiliki

persepsi keliru terhadap brand nasional.

ANALISA

Advan tetap pada ponsel jumbo karena yakin pasar phablet  akan menjadi primadona di tahun

2014. Terbukti Advan tidak main” mengeluarkan  produknya. Teknologi terbaru  dipasang  pada

produknya,  mulai  dari  prosesor  octa  core,  OS  android  terbaru,  memori  yang  besar  hingga

kamera  dengan  resolusi  yang  besar.  Ponsel  jumbo  yang  dikeluarkan  Advan  tentunya  dapat

bersaing di pasar phablet di tahun 2014.

iPhone Jadul pun Dapat Rasakan 'iOS 7'


Jakarta -  Pengguna  iPhone  3GS  ke  bawah  kini  boleh  berharap  ponsel  miliknya  dapat

merasakan sensasi iOS 7. Meski bukan versi resmi, hasil kustomisasi iOS yang diberi sebutan

sebagai  versi  whited00r  disebut  memungkinkan  hal  tersebut.Namun  ternyata  pembesutnya

tidak  benar-benar  menggunakan  basis  iOS  7  untuk  memberi  ‘rasa’  yang  sama  pada  iOS

hasil  kustomisasinya.  Agar  dapat  berjalan  mulus  pada  iPhone  lawas,  disebutkan  whited00r

mengandalkan  versi  di  bawah  iOS  7.  Belum  jelas  versi  mana  yang  digunakan.Pun  demikian,

seperti detikINET kutip  dari Ubergizmo,  Kamis  (2/1/2014),  sensasi  iOS  7  tetap  mampu

dirasakan  penggunanya  mulai  dari  tampilan  icon,  fitur,  Control  Center,  menu  multitasking,

hingga  menu  kamera  yang  juga  sama  persis.Tidak  hanya  itu,  whited00r  juga  menyediakan

fungsi untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fitur yang tak dibutuhkan. Terutama bila iPhone

yang digunakan menunjukkan penurunan kinerja atau lemot.

ANALISA

Langkah  yang  sangat  bagus  dilakukan  oleh  Apple.  Setidaknya  meskipun  bukan  benar-benar

iOS  7,  namun  hasil  kostumisasi  yang  diberi  sebutan  “whited00r”  mampu  member  rasa  yang

sama dengan iOS 7.

http://inet.detik.com/read/2014/01/02/180556/2457024/317/iphone-jadul-pun-dapat-rasakan-ios-7

Foxconn Garap Layar iPhone 4,7 Inch dan 5,7 Inch



Beijing - Keinginan pengguna iPhone untuk mendapatkan layar ponsel yang lebih besar

tampaknya akan segera terwujud. Konfirmasi dari kabar ini dibocorkan oleh Foxconn, mitra

manufaktur terbesar Apple. Menurut sumber internal di pabrik perangkat itu, Foxconn sedang

dalam proses pengerjaan layar dengan ukuran 4,7 inch dan 5,7 inch. Jelas, layar tersebut akan

digunakan untuk iPhone.Seperti detikINET kutip dari Ubergizmo, Jumat (3/1/2014), sayangnya

tak dijelaskan lebih detil apakah Apple nantinya akan meluncurkan dua versi iPhone dengan

layar yang berbeda, atau masih sekadar menimbang satu dari dua pilihan tersebut.

Bocornya informasi internal ini tentu saja jawaban dari rumor yang selama ini beredar. Apalagi,

Apple termasuk selektif dalam mengikuti tren pasar yang sedang berkembang.

Ingat, bagaimana Apple harus menunggu hingga versi iPhone 5 untuk mendapatkan

bentang layar yang lebih lebar dari 3,5 inch ke 4 inch. Padahal, banyak pesaingnya yang

sudah meninggalkan layar sekecil itu.Selain dua layar tersebut, Apple kabarnya juga akan

menyematkan beberapa fitur baru yang sebelumnya sudah dibenamkan di iPhone 5S, seperti fitur

Touch ID dan prosesor A7 yang mendukung arsitektur 64-bit.Belum diketahui kapan pastinya

Apple akan merilis iPhone dengan layar lebih lebar ini. Bisa tahun ini juga atau masih setelah

2014 mendatang. Namun untuk pastinya, kita tunggu saja event tahunan Apple pertengahan

tahun ini.

ANALISA

Keinginan Pengguna iphone lebih kearah layar ponsel yang lebih besar. Pihak Apple mendengar

keinginan ini dan sedang mengerjakan keinginan dari para pengguna iphone. Langkah Apple

terkesan lambat dibandingkan dengan pesaingnya yang sudah lebih dulu meninggalkan layar

dengan ukuran 3,5 inch dan 4 inch.

http://inet.detik.com/read/2014/01/03/101819/2457354/317/foxconn-garap-layar-iphone-47-inch-dan-

57-inch